Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Rabu, 13 Maret 2019

Formatu Relatorio

Minggu, 24 Februari 2019

Referensia : POLITIK SEBAGAI PANGGILAN

Relevansi Pemikiran Politik Max Weber
Imajinasi politik masyarakat dalam konteks kekinian diwarnai oleh dua hal yakni apatis dan partisipatif. Apatis politik merupakan persoalan akut jika dilihat dari kaca mata politik sebagai salah satu cara (media) membawa kesejahteraan hidup bagi banyak orang. Kenapa demikian? Kita hidup dalam dunia yang segala dimensi digerakkan oleh faktor politik. Hal ini kemudian memaksa semua individu untuk secara imperatif terlibat aktif dalam kehidupan politik. Bukan hanya demi memperbaiki tatanan kenegaraan tetapi juga kesejahteraan sosial masyarakat pada umumnya. Dengan demikian, ruang apatis tidak dikehendaki dalam kehidupan bernegara.
Triangulasi Pemikiran Politik Max Weber
Max Weber berpandangan bahwa politik itu merupakan panggilan dasariah seorang manusia. Hal ini termuat dalam pemikirannya tentang politic as vocation, politik sebagai panggilan. Pandangan Max Weber ini merupakan triangulasi dari aspek negara, otoritas, dan rasa proporsional. Sederhananya Max Weber mau mengatakan bahwa negara harus memegang monopoli artinya negara tidak tunduk pada kelompok-kelompok tertentu. Monopoli ini lebih bermakna etis dengan tetap memperhatikan nilai demokrasi kebangsaan. Negara harus dijalankan oleh sistem (birokrasi) legal dan rasional. Hal ini berarti bahwa seorang birokrat menjalankan fungsinya dengan baik yang sangat menjunjung tinggi tanggungjawab. Selain itu, Weber mangatakan bahwa negara tidak hanya cukup dijalankan oleh birokrat tetapi juga harus dijalankan secara bersama oleh para politisi yang mempunyai rasa proporsionalitas yakni kemampuan untuk menghadapi kenyataan, sekalipun bertentangan dengan apa yang diidealkan, seraya tetap tenang dan penuh pertimbangan. Weber juga menambahkan bawa seorang politis harus menjunjung tinggi kualitas moral yang berkaitan dengan keyakinan moral (moral conviction) dan tanggungjawab pribadi (the moral of personal responsibility).
Relevansi Politik Sebagai Panggilan Dalam Konteks Kekinian
Apa relevansi politik sebagai panggilan menurut Max Weber? Menurut penulis ada tiga poin yang bisa dijadikan garis linear sumbangsih pemikiran Weber. 
1.     Pertama, tanggungjawab moril birokrat. Weber memahami politisi secara luas yakni individu yang mempunyai tanggungjawab langsung dan tidak langsung terhadap negara. Dengan demikian, aparatur negara merupakan politisi. Ia dengan tegas mengatakan bahwa negara harus dikelola secara legal dan rasional oleh birokrasi. Polisi, militer dan PNS adalah bagian dari birokrasi yang wajib menjalankan tugas negara tanpa mencampurkannya dengan pilihan politik pribadi. Birokrasi harus bekerja secara legal dan rasional dan lepas dari kepentingan politik manapun. Negara gagal ketika birokrasi mulai menjadi kekuatan tersendiri yang tidak netral atau memihak ke salah satu kubu. 
2.     Kedua, kualitas seorang politisi. Seorang politisi harus menempatkan politik sebagai sebuah panggilan, sehingga ia memiliki semangat atau gairah, dan tanggung jawab. Seorang politisi harus bersemangat untuk mengejar satu tujuan. Dia harus memiliki komitmen, terutama kepada masyarakat. Semangat atau gairah ini pulalah yang menyebabkan dia menjadi penguasa yang absah. Setiap politisi harus memiliki gairah untuk menyelesaikan suatu ‘misi’ dan bergerak sepenuh hati untuk mewujudkannya. Politisi yang menganggap politik sebagai panggilan juga harus memiliki rasa tanggungjawab. Tanggungjawabnya itu merupakan kekuatan untuk mewujudkan cita-cita yang menjadi semangatnya. 
3.     Ketiga, rasa proporsional, yakni kemampuan untuk menghadapi kenyataan, sekalipun bertentangan dengan apa yang diinginkan, seraya tetap tenang dan penuh pertimbangan. Seorang politisi tidak akan cepat panik, yang akan menciptakan kabut ketika dia harus membuat keputusan dengan jernih.
Politisi yang menganggap politik bukan sebagai sebuah panggilan sangat berbahaya. Alasannya, jika ini terjadi maka, politisi tersebut akan jatuh pada pragmatisme yakni individu yang menjunjung tinggi kepentingan pribadi, memakai kekayaan untuk mencari pengaruh, politisi yang menggunakan segala cara untuk menang, bahkan dengan menipu rakyat lewat pelintiran kebencian terhadap kelompok lain.
Beberapa bulan dari sekarang kita akan melakukan pemilihan presiden dan legislatif. Dua pasang calon presiden telah resmi ditetapkan. Aktivitas politik paling besar yang diselenggarakan lima tahun sekali ini dibuka dengan deklarasi damai yang diikuti oleh kedua kubu. Jika kita bisa memahami ketiga pokok pikiran penting dari uraian tadi, maka kita akan menjalani Pemilihan Presiden kali ini dengan bermartabat. Dan secara lebih jauh, kita bisa menjadi manusia politis yang partisipatif.
https://abn-nasdem.id
www.abn-nasdem.id

Sabtu, 23 Februari 2019

CIRI-CIRI ORANG YANG BERINTEGRITAS

CIRI-CIRI ORANG YANG BERINTEGRITAS


   
ü  “INTEGRITAS SEBAGAI CARA HIDUP”
(2 Kor. 6: 1-18)
Cara hidup kebanyakan orang saat ini kelihatannya sudah makin didikte oleh pola hidup modern ketimbang sebaliknya. Dengan dukungan sarana transportasi, informasi dan komunikasi yang makin baik, kecenderung memiliki komitmen yang tinggi cukup besar. Orang menjadi semakin mudah untuk saling menjangkau. Orang Kristen pun tidak terkecuali, mereka juga dilanda cara hidup ini. Bahkan mungkin lebih dahsyat karena keterbukaannya terhadap modernitas lebih besar dibanding kelompok masyarakat yang lain.
Komitmen dalam dunia yang makin terbuka perlu disikapi dengan hati- hati. Kalau tidak, dengan mudah kita akan terjebak dalam rutinitas yang mengaburkan maksud Tuhan menempatkan kita sebagai pelayan- Nya di dunia ini. Dari 2 Korintus 6 tentang bagaimana Paulus berkomitmen tanpa harus membiarkan pelayanannya tercela. Pada saat yang sama dia juga harus menghadapi kritik karena dia terkesan kaku. Namun dia tidak mencari popularitas karena ingin mempertahankan inegritas pelayanannya.

ü  INTEGRITY IS DISCIPLINED BEHAVIOR(Integritas Mendisiplinkan Kelakuan)
Kita ini secara tidak langsung setiap hari selalu mengambil keputusan, saya kurang tahu untuk hari ini saja sudah ada berapa keputusan penting yang sudah Anda ambil. Bangun dari tempat tidur saja itu merupakan suatu keputusan, ia akan menjadi orang Kristen yang berintegritas tinggi kalau setiap hari memiliki kebiasaan bangun pagi, namun integritasnya akan dipertanyakan apabila setiap hari bangunnya kesiangan. 
Sebagai seorang mahasiswa, tatkala semua teman-teman di kampus berlaku curang sewaktu ujian, lalu bagaimana dengan Anda? Apakah tetap disiplin untuk taat pada peraturan sekolah? Apakah Anda merasa tersendiri dan ditinggalkan kalau harus mengambil keputusan yang beda dari orang-orang?
Jos. 24:14
Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN.
Jos. 24:15
Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada Tuhan, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan.
Rut 1:16
Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;

Menjadi siapa kita ini tergantung apa yang menjadi keputusan di dalam kita. Tatkala kita memilih untuk berbuat yang tidak baik, maka sorotan dari masyarakat sudah langsung menilai kita. Seorang pria yang memutuskan untuk mengisap rokok, bahkan kadang juga ganja, maka sekitar masyarakat sudah menilainya.


INTEGRITY IS DETERMINED BEHAVIOR(Integritas Menentukan Kelakuan)
Kondisi kehidupan manusia itu berbeda-beda, demikian juga masalah yang dihadapinya, namun ada kunci kode Integritas Kristen yang tidak boleh beda. Pada waktu menghadapi persoalan dan kelakuan yang kita ekspresikan ke orang-orang itu sangat kelihatan sekali. Nah orang percaya, mestinya memiliki ekspresi yang sudah dipatron dalam Alkitab.
Dalam kitab Daniel 3:1 Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam hasta yang didirikannya di dataran Dura di wilayah Babel. Semua rakyat diminta untuk menyembah patung yang dibuatnya. Namun Sadrak, Mesakh dan Abednego teman-temannya Daniel ini tidak bersedia menyembah pada patung itu. Lalu raja menjdai marah, kemudian ia bertnaya , lihat
Daniel 3:14
berkatalah Nebukadnezar kepada mereka: "Apakah benar, hai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu?
Pernah terjadi di Tiongkok, ada sebuah penjara yang narapidananya pada lari keluar, padahal tembok penjaranya tinggi, dikunci dengan gembok raksasa, penjaganya juga banyak. Mengapa demikian? Ternyta setelah diselidiki, yang bermasalah adalah integritas penjaga pintu penjara itu, ia dapat dibeli dengan uang, sehingga pintu yang digembok dengan gembok raksasa itu dapat dibuka begitu saja. Integritas seseorang, menentukan kelakuannya, kalau integritasnya tinggi, pastilah ia tidak bakal tergoda dengan uang itu.
Untuk membangun integritas dan karakter yang kokoh, diperlukan 7 kebiasaan yang harus dilakukan secara sadar dan konsisten :
1. Selalu menepati janji
2. Taat, tidak plin-plan
3. Komitmen dipegang teguh dan bertanggungjawab
4. Satu kata, satu perbuatan
5. Jujur dan terbuka
6. Menghargai waktu
7. Menjaga prinsip dan nilai-nilai yang diyakin

  MENGAPA HARUS BERINTEGRITAS
Menjaga integritas semaksimal mungkin bisa di mulai dengan komitmen, karna integritas akan terus di uji hingga matang dan dewasa sehingga mengarah kepada totalitas.sebagai orang kristen sudah jelas bahwa integritas penting dalam kesuksesan membangun karakter.sebab sebagai pengikut kristus kita di tuntut untuk memiliki integritas seperti Kristus ( matius 22: 16), integritas yang seperti apa? Yesus adalah seorang yang jujur, dan dengan jujur juga Ia mengajarkan jalan Allah dan Yesus tidak takut kepada siapapun karna Ia tidak mencari muka.
Kita lihat dalam Amsal  20: 7 dikatakan ‘orang yang berintegritas adalah orang yang benar, dan bagi umat manusia menjadi orang benar adalah mutlak. mengapa? karena Tuhan mendegar orang benar (Maz 34:17), Tuhan mengenal jalan orang benar (Maz 1:6) dan Tuhan memberkati orang benar (Amsal 20:7,Amsal 3:33)
Ini merupakan bagian pertama tentang apa itu integritas dan kenapa sebagai orang kristen kita harus berintegritas.
Yang kedua:
ada  fakta yang penting yang harus kita semua ingat bahwa :
1.      integritas tidak terjadi secara kebetulan
dalam alkitab, tokoh yusuf merupakan salah satu sosok yang patut di teladani. Tapi integritas yang di miliki yusuf ga terjadi secara kebetulan, di masa mudanya sudah di ajarkan untuk cinta dan takut Tuhan, kekuatan karakter,tabiat, serta integritas di miliki melalui proses yang di mulai sejak masa muda. Masalah yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari merupakan ujian iman yang melayakan kita untuk hal-hal yang lebih besar. Artinya kalau kita sudah terbiasa membuat keputusan yang benar untuk hal- hal kecil, maka kita juga akan terbiasa membuat keputusan yang benar untuk hal2 atau masalah atau pencobaan yang besar yang datang dalam kehidupan kita.  Karna itu untuk menjadi seorang yang berintegritas dimulai dari membuat keputusan yang benar untuk hal2 kacil sampai kepada hal2 yang besar.
2.      Integritas tidak di proleh dengan mudah
Seringkali dalam mempertahankan integritas kita harus rela dan siap kehilangan sesuatu. Sesuatu itu bisa saja  hubungan sahabat , pekerjaan kita, kesenangan kita dan hal2 lainnya. Dalam kehidupan Yusuf demi mempertahankan integritasnya dia kehilangan kedudukan, pekerjaan, dan bahkan di penjara.
3.      Integritas adalah alat yang efektif untuk penginjilan
Menurut salah satu penelitian oleh para ahli di bidang sosial, di dapat bahwa kehidupan satu orang dapat mempengaruhi kurang lebih 10.000 orang lainnya, di sekelilingnya baik  secara langsung maupun tidak langsung. contoh dalam alkitab: tokoh  Daniel (Daniel 3 : 28), contoh lain adalah Bill Bright.  Dengan demikian seseorang yang memiliki integritas berarti sementara menjadi saksi kepada banyak orang, baik itu keluarga, teman ataupun tetangga.
4.      Tuhan menyediakan upah bagi orang yang memiliki integritas
Di sekitar tahun 1893, george Bolt adalah seorang manajer di sebuah hotel kecil Philadelphia Amerika. Pada satu malam di dapati semua kamar di hotel penuh. Menjlang tengah malam datang seorang tua yang kelihatan sangat memerlukan tempat untuk menginap pada malam itu. Dia tidak mengenal orang itu tapi sebaliknya dia menawarkan kamar pribadi keluarganya, sementara dia dan keluarga tidur di kamar tempat para pelayan biasanya istirahat. Singkat cerita ternyata orang tua yang dia layani itu  adalah pemilik salah satu hotel termewah dan termahal di dunia yang terletak di New York City. Karna integritas yang di tunjukan oleh George Bolt  kepada orang tua itu maka dia di angkat menjadi manajer di hotelnya dan akhirnya menjadi salah satu pemiliknya. Menjadi orang yang memiliki integritas mungkin tidak mendapatkan upah yang sama dengan George Bolt, tapi yang pasti Tuhan yang empunya semua kekayaan di alam ini telah menyediakan upah yang besar bagi orang yang memiliki integritas.

    
CONTOH KASUS
Alkitab juga menuntut integritas kehidupan. Jemaat Efesus adalah jemaat yang baru menjadi Kristen dan Paulus menegaskan serta menuntut agar jemaat betul-betul menjalankan panggilannya. Jemaat Efesus adalah jemaat yang bukan berlatar belakang Yahudi, mereka oleh orang-orang Yahudi disebut sebagai kafir dan terbuang di tengah-tengah jaman namun sekarang dipanggil untuk menjalankan misi Tuhan mempertanggungjawabkan panggilan yang Tuhan berikan kepada mereka. Dan jemaat Efesus ada di tengah-tengah kota yang memiliki semangat materialis, hedonis dan pusat penyembahan berhala Dewi Diana. Di kota ini ada kuil Dewi Diana yang besar sekali dan di dalamnya ada pelacuran suci. Ini menunjukkan betapa berdosa dan rusaknya moralitas mereka. Di kota seperti inilah jemaat Efesus ada dan Paulus menuntut mereka untuk bertanggungjawab atas iman yang mereka percaya. Dan mereka harus menerima panggilan untuk hidup sesuai dengan panggilan yang diberikan kepada mereka. Jadi disini kekristenan bukan hanya pengertian terhadap wahyu, juga bukan hanya pengertian terhadap kedalaman firman melainkan juga bagaimana pengertian firman tersebut teraplikasi dalam hidup mereka. Sehubungan dengan hal ini Paulus memberikan kepada kita panggilan yang jelas sekali seperti yang tertulis dalam I Kor 11:1 yang mengatakan, "Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus." Dua kalimat ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipotong. Jika dipotong, ini sangat berbahaya sekali karena kita bisa menjadi berhala. Kalimat ini mau mengungkapkan kepada kita bahwa Paulus berani mempertanggungjawabkan sesuatu dengan tingkah lakunya dengan apa yang firman tuntut bagi dia. Ini tidak berarti Paulus sempurna tetapi ayat ini mau menunjukkan bahwa semangat menjadi teladan menjadi proses yang terus menerus terjadi dalam hidup kita. Panggilan ini seharusnya menjadi panggilan setiap orang Kristen. Ayat ini juga membuktikan kepada kita bahwa pertanggungjawaban bukan cuma secara logika atau intelektual, juga bukan hanya kedalaman secara pengalaman diri di dalam Kristus melainkan itu juga termanifestasi di dalam hidup yang integral. Satu integritas antara kebenaran dengan kebenaran yang kita jalankan. Disini berarti ada satu tuntutan bertumbuh sehingga setiap saat orang dapat melihat bagaimana saya hidup secara transparan dan terus belajar berproses dan bagaimana kita hidup menjadi teladan. Ini menjadi tuntutan bukan hanya hamba Tuhan tetapi setiap orang Kristen. Memang tidak ada satupun di antara kita yang sempurna namun semangat untuk menyenangkan hati Tuhan ada di dalam hidup kita.

   PENERAPAN
1.integritas sebagai umat kristen yang sesuai dengan firman Tuhan.
2.kita selaku mahasiswa dapat berintegritas dalam hidupnya.
3.dampak hidup yang berintegritas, sehingga orang
Seseorang dengan integritas adalah ‘ Bagian dalam sama dengan bagian luar. Dia adalah orang  seperti yang  dia katakan. Dia melakukan seperti yang ingin dia lakukan.
Integritas ini berbicara soal kepemimpinan, dan juga  soal pengaruh. aku yakin kita semua di sini pastinya akan jadi seorang pemimpin,tapi seperti apakah karakter pemimpin yang akan kita tampilkan, apakah pemimpin yang berintegritas ( yang artinya jujur, dapat dipercaya),atau pemimpin yang suka cari muka,tukang bohong, munafik.
 1 Korintus 9:27
Tetapi aku (Rasul Paulus) melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Menjaga integritas merupakan pergumulan setiap orang percaya yang mau jadi murid Kristus.di tengah godaan dunia skarang yang sangat besar.
*apakah kita brani memiliki pola pikir yang berbeda dengan dunia?
*apakah kita dengan tegas berkata ‘tidak’ saat dosa menggoda di depan mata?
Rasul paulus memahami benar bahwa integritas adalah suatu keharusan bagi dirinya sebagai pembawa pesan TUHAN. tanpa integritas pelayanannya sebagai pembrita injil tidak akan efektif,tidak memiliki kuasa.itu brarti integritas adalah karakter yang berperan penting dalam menentukan suatu keberhasilan.Banyak defenisi dari kata integritas,ada yang mengatakan bahwa orang yang berintegritas adalah orang yang bertindak sesuai dengan prinsip, sesuai dengan apa yang dia katakan dan ia percayai.Dalam kamus juga ditulis defenisi integristas adalah keterpaduan, kebulatan,keutuhan,kejujuran,dan dapat dipercaya.
INTEGRITAS ADALAH KETIKA SESEORANG MELAKUKAN HAL YANG BENAR, WALAUPUN TIDAK ADA ORANG LAIN YANG MELIHAT ATAU MEMPERHATIKAN.

Bagaimana kita dapat menghidupi integritas dalam kehidupan kita?
Kalimat pertama dari 1 kor 9:27  sangat menarik kalau kita ulas lebih dalam lagi. kita lihat kata ‘melatih’ menyatakan bahwa integritas tidak di peroleh dlm waktu singkat, kita perlu waktu,perlu latihan alias ada proses didalamnya.dalam kebijaksanaan Allah,Allah mengijinkan adanya ujian integritas dengan tingkat kesulitan yang sesuai dengan tingkat kedewasaan iman kita.dalam ujian pastinya ada kegagalan dan keberhasilan, kegagalan ada untuk menunjukan bahwa kita takan mampu tanpa Allah, dan keberhasilan terjadi itu karna kerjasama kita dengan Roh Kudus. Secara implisit, kata ‘melatih tubuh’berarti tubuh itu bodoh, bisa juga tubuh tidak berdaya. karna itu perlu di perdayakan oleh  firman yang hidup.tubuh harus dilatih untuk tunduk kepada kebenaran, tubuh harus dilatih untuk berkata tidak terhadap keinginan yang brtntang dengan kehendak Allah.
Kata ‘menguasai seluruhnya’,  memberi arti adanya pergumulan untuk bisa menaklukan tubuh dan anggotanya yang liar, dalam pertempuran selalu ada pihak yang menguasai dan di kuasai,siapakah yang berhak menguasai tubuh kita? kristus!(1 kor 6:20) dan yang harus di kuasai adalah tubuh kita.cara menguasainya? Allah memberikan suatu senjata yaitu Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang (Roma 13: 14).
fontes : http://indaharitonang-fakultaspertanianunpad.blogspot.com

Minggu, 17 Februari 2019

MANIFESTU POLÍTIKU








MANIFESTU POLÍTIKU

  
Prosesu libertasaun nasionál Timor Lorosa’e tama tiha ona iha etapa libertasaun Povu hosi limanrohan koloniál no okupasaun nian sira liuliu kondisaun pobreza, beiktén, atrazadu no injustisa nian. Tanbá limitasaun sira ne’ebé mak inerente (iha nanis) ho kondisaun pós-koloniál no pós-okupasaun nomós presaun sira ne’ebé karakteriza no akompaña globalizasaun, etapa libertasaun Povu nian sai hetok susar liu duké etapa libertasaun Pátria (Uma no Ahi, Fatuk no Rai, Be’e no Ai, Tetuk no Klean, Foho no Tasi, Lalehan no Rai) nian.

Hodi funu hasoru limanrohan sira hanesan iha letenbá nomós hodi hamenus ninia impaktu ba prosesu libertasaun Povu sidadaun ida-idak no sidadaun hotu-hotu bele atu sai sujeitu no aumezmu tempu objektu
.
Istória libertasaun Povu hatudu katak hodi ultrapasa insufisiênsia (buat sira ne’ebé sei kuran hela) nomós hodi hasoru obstákulu sira ne’ebé satanetik realizasaun objektivu nasionál, forsa moris nian hotu-hotu presiza fó fatin bo’ok-a’an nian ne’ebé soi no dignu duni atu forsa hirak ne’e bele husik tiha sira nia kreatividade no inisiativa tuir lolo’os ho karakterístika ne’ebé iha iha sira.

Hodi la husik le’et deit sakrifísiu asuain no povu nia matebian sira nian nomós ho vontade mak’as hodi kontinua sira nia dezeiju luta nian iha prosesu libertasaun nasionál, no konsiente konabá limitasaun sira ne’ebé mak karakteriza kondisaun Povu nian oras ne’e dadauk nomós kesi-a’an ona ho kompromisu hodi hala’o prosesu libertasaun Povu ho maneira kontínua, sidadaun Timor Lorosa’e lubun ida haríi tiha ona Partidu Demokrátiku ida ne’ebé iha vontade mak’as hodi:

1.        Haríi demokrasia partisipativa no valoriza Direitus Umanus iha prosesu foti desizaun iha nível hotu-hotu hodi akompaña governasaun ida ne’ebé mo’os, transparente no akontável. Haríi entidade reprezentasaun nian ida ne’ebé akomodativa no aspirativa nomós judisiáriu ida ne’ebé iha kbi’it, independente no mo’os.

2.        Haríi ekonomia ne’ebé karakteriza ekonomia merkadu ho intervensaun selektiva hosi Governu nomós hetan apoiu hosi sektór datoluk ne’ebé forte hodi halo sidadaun ida-idak no sidadaun Lorosa’e nian tomak hanesan sujeitu no aumezmu tempu objektu hosi prosesu dezenvolvimentu ekonómiku  ne’e nian;

3.      Haríi sistema edukasaun nian ida ne’ebé garante oportunidade estudus nian ne’ebé hanesan ba sidadaun ida-idak no sidadaun  Lorosa’e nian hotu-hotu nomós prioritiza kumprimentu nesesidade prosesu libertasaun Povu nian atu nune’e bele realiza duni involvimentu sidadaun ida-idak no sidadaun Lorosa’e nian tomak iha jestaun nasionál no iha prosesu dezenvolvimentu ekonómiku;

4.      Haríi sistema sosiál ida mak garante kriasaun prosperidade sosiál no estabelesimentu armonizasaun no sosializasaun entre sidadaun sira.

5.        Haríi sistema defeza no seguransa nian ida ne’ebé hatudu duni soberania no totalidade rai Lorosa’e nian nomós garante hakmatek sosiál hodi fó forma bà kondisaun sira ne’ebé ideál ba prosesu libertasaun Povu no iha garantia ba estabilidade nasionál;

6.      Dezenvolve relasaun externál (internasionál) ne’ebé livre no aktiva nomós relasaun entre povu no entre komunidade ne’ebé kooperativa no solidária hodi fó forma bà progresu no koezaun sosiál.


Hahalok no aksaun tomak ne’ebé ameasa no lori perigu ba destinu nasionál sei hasoru tuir lei no regulamentu sira ne’ebé vigora hodi fó forma bà komunidade Lorosa’e nian ida ne’ebé livre, demokrátiku no soberanu bazeia ba valór sósio-kulturál, nível dezenvolvimentu no faktór internál no externál nian sira ne’ebé influensia prosesu libertasaun Povu.



                Dili, 24 Maiu 2001

Responsável Partidu Demokrátiku,


       Fernando LASAMA                Mariano ASSANAMI Sabino

                     Prezidente                                                                  Sekretáriu Jerál

Diskursu Presidente Partido Democrático iha Aniversario Partido Democrático Nian ba Dala-XVI


Dili, 10 de Junho de 2017



Respeitu ba Companheiro Prezidente Conselho Politico Nacional ho ninia estrutura membros tomak,
Respeitu ba Companheiro Sekretariu-Jeral ho estrutura Executivo tomak,
Respeito ba Companheiros Membros Fundadores Partido Democrático tomak
Hakoak ho domin ba Membru Militantes no Simpatizantes Partido Democrático tomak,
Companheiros no Companheiras,
Ohin Partido Democratico halo tinan ba dala Sanulu resin neen (16 anos).Hanesan ema karik, PD tama dadaun ba idade adulusente. Ba ida ne’e, uluk nanain, hau hato’o parabens ba ita hotu, nebe ohin selebra PD nia aniversariu ba dala 16. Espera ho aniversariu da-16 ida ne’e, halo ita sai maduru liu tan, sai unidu liu tan, sai determinante liu tan no sai vensedor iha batalha politika hotu-hotu.
Companheiros no Companheiras sira hotu,
Ita hotu sente orgulho halo parte iha partido ida ne’e. Se la’os nia, ohin ita labele halibur hamutuk iha ne’e. Tinan sanulu resin neen (16) liu ba, ho difikuldades no limitasoens oioin, ita bolu malu harii Partido ida ne’e ho objetivu la’os atu luta deit ba demokrasia, justisa, direitus humanos, solidariedade no igualdade (justisa sosial), maibe atu defende mos valores sira demokrasia nian hanesan, paz, liberdade, ekuidade, pluralizmu, transparensia, honestidade, jenerozidade, dialogu, toleransia, fraternidade, solidariedade no kolektividade. La’os ne’e de’it, maibe atu konstroe estadu de direitu demokratiku ida, nebe bele servi ita nia povu ho justu.
PD harii Estadu ida ne’e, liu husi Assembleia Konstituinte, hodi produz Konstituisaun ida ba RDTL, hodi restaura proklamasaun RDTL independente konstitusional ida, iha mundu rai klaran. Ita orgulho ba ida ne’e. Maibe orgulho sei boot liu tan, se povu Timor Leste bele hetan moris diak, moris hakmatek no ninia direitus ho liberdades garantia tomak.
Companheiros no Companheiras,
Atu serbi diak povu ho nasaun ida ne’e, tuir ita hotu nia mehi, mak ita tenki kaer metin ita nia prinsipius, ideolojia, valores no linhas jerais de orientasaun Partido nian. Ita labele luta ba kauza ida, sein prinsipiu no linha orientador ida. Maluk sira nebe prinsipiu laiha ou la metin, mak agora daudaun lakon ona orientasaun no hanesan ema nebe agora krize identidade politika iha prosesu konstrusaun estadu direitu demokratiku nian. Hau orgulho ba ita hotu, nebe ohin loron sei hamutuk iha ne’e, tanba ita la halo traisaun ba partidu ida ne’e, nebe ita hahoris no habot hamutuk no la halo traisaun ba ema hotu nebe sakrifika nia an tomak ho terusno mate ona ba partido ida ne’e, hodi hamrik metin iha partidu ho firmeza sein sura kosar, terus no kolen, habot partidu nudar instrumentu koletiva hatutan luta demokratiku libertasaun nasional nian, hodi servi povu no nasaun RDTL.
Ita hamrik metin tanba ita iha ita nia prinsipiu ho valores rasik. Ita nia prinsipiu ho valores, mak prinsipiu ho valores partidu nian rasik. Prinsipiu ho valores sira,laos tau iha surat tahan deit, maibe tenki traduz iha pratika, tuir linhas jerais de orientasaun Partidu nian hodi hatan ba nesessidade sira povu nian. Ita harii Partido Democrático tanba ita hakarak hamutuk iha mehi no vizaun ida, mak hanesan:

Primeiru, Politiku: ita hakarak dezenvolve sistema politika jestaun estadu nian, iha prosesu konstrusaun estadu direitu demokratiku ida nebe ho kultura demokratiku partisipativu, politika governasaun ida nebe hetan partisipasaun efetivu sidadaun hotu-hotu nian, nudar fundamentu demokrasia nebe PD defende, desde deklra harii, eziste no reziste too ohin, hodi hatutan idealismu priensiementu ukun rasik an nian, ho dezenvolvmentu ida nebe progresivu no transformativu, ba sosiedade ida  nebe moris diak (prospero), sivilizadu, modernu no demokratiku ba Timor oan tomak.
Politika Governasaun ida nebe hakbesik estadu ba povu, mak hanesan politika desentralizasaun, reforsa poder lokal, kria empregu no oportunidade servisu, haforsa setor publiku, privadu no koperativa iha baze, halo povu sente na’in ba estado, hodi involve direitamente ina aman Timor oan tomak, iha prosesu no desizaun sira  nudar sentru dezenvolvimentu nian.
Companheiros e Companheiras
Defende integridade teritorial no soberania RDTL independente konstitusional, ita nudar Timor oan no partidu, desde inisiu kedas, PD afirma ho firmeza, defende luta direitu Fronteira Maritima, nudar obrigasaun partidu jerasaun hatutan luta libertasaun nasional nian (patria e povo).
Ho konsistensia politika ida ne'e, PD nafatin kontinua afirma ho firmeza, ba luta fronteira maritima nian, hodi fo apoia total sein rezerva ba Maun Boot Kay Rala Xanana Gusmao, iha prosesu negosiasaun defende frontera maritima nudar direitu povu Timor oan nian.
Segundu, iha setor ekonomia, ita hakarak dezenvolve no promove sistema ekonomia  merkadu ida ho intervensaun seletiva estadu nian, nebe hatur iha pilar ekonomiku tolu (3), mak hanesan setor publiku, privada no koperativa. Dezenvolve setor ekonomiku estratejiku nebe asegura vida moris ema barak nian, ho kompania estatal no parseria mutua entre sektor publiku-privadu. PD, sei dezenvolve setor publiku riku soin Timor oan tomak nian, ba moris diak Timor oan tomak.
PD nudar instrumentu servi nian, mos sei dezenvolve diversifikasaun setor ekonomiku produtivu, hanesan agrikultura, rekursus naturais, turizmu, industria (substituisaun importa) ho sektor produtiva sira seluk nebe sustentavel, hodi aselera dezenvolvimentu nasional no dezenvolve infra-estrutura ida nebe ho kualidade, hodi kontribui ba efetividade kresimentu ekonomiku (GDP) ida nebe lais no sustentavel.
PD sei dezenvolve politika ekonomia merkadu internu ida nebe, Timor oan rasik, mak sei sai nain ho direitu tomak ba nia merkadu internu rasik ho kualidade kompetetividade (jestaun, kapital no merkadu), nebe laos dominante husi negosiantes kiik rai liur.
Dezenvolve setor privada ida nebe forte (empreendidorismu no entrepreneurship), ho politika viabilizasaun politika ekonomia interna, hodi insentiva inevestimento direta rai liur nian ho atrativu (FDI – Foreign Direct Investemet)hodi dada kapital rai liur nian, no halo mobilizasaun investimentu no rekusrsu internu, kriasaun instrumentu finanseira, bankaria no politika fiskal (Taxa Tributaria) ida nebe  viabilizadu, hodi dinamiza no hamentin setor privada nudar pilar importante ba estabilidade dezenvolvimentu nasaun nian.
PD sei dezenvolve ekonomia ida nebe orientaduu ba moris diak povu nian, liu husi kresimentu ekonomiku, kriasaun opurtunidade servisu, hasae rendimentu perkapita no hasae kualidade vida no esperansa Timor oan nian.
Liga ba dezenvolvimentu ekonomia rural, tuir PEDN 2011-2030, katak Timor-Leste sei atinji rendimentu mediu altu, nune koperativa sai nudar modelu ideal, hodi dudu dezenvolvimentu ekonomia iha area rural. Koperativa nudar orgaun sosiu-ekonomiku ne'ebe sei involve ita nia komunidade, hodi partisipa ativa iha aktividade ekonomia ho ispiritu demokratiku, transparante no akuntavel hodi garante rendimentu ne'ebe sustentavel.

Terseiru, iha sektor sosiu-kultural, PD hakarak dezenvolve setor sosial, edukasaun,siensia no tekonolojia, kultura no disportu hodi harii sosiedade ida nebe saudavel, matenek, badinas, ativu, kreativu, inovativu, no moris di’ak ba sidadaun hotu-hotu. Ita tenki dezenvolve sistema edukasaun, saude no protesaun sosial ida nebe di’ak, ho kualidade no sustentavel no promove, prezerva no valoriza potensia rekursus umanus Timor oan sira nian. PD defende politika reintegrasaun sosial ba veteranus no antigus kombatentes hodi valoriza sira nia luta ba libertasaun patria.
PD sei dezenvolve politika juventude ho dimensaun fizika (saude no nutrisaun diak), intelektual no mental spiritual. Hodi hakbiit sosiedade nebe demokratiku, PD promove igualdade jeneru nudar aspetu importante ba balansu dezemvolvimennu nasaun nian ho involvimentu feto no mane iha setor hotu-hotu.
PD mos apresia no valoriza trabalhador timor oan sira rai liur, nebe liu husi esforsu no matenek hodi kontribui laos deit ba ekonomia familia, maibe kontribui mos ba dezenvolvimentu ekonomia nasaun nian, hodi hatama osan kada tinan ba injesaun ekonomia rai laran.
Kuatru, iha sektor infraestrutura nian, PD sei dezenvolve politika no sistema instraestrura ida nebe planeadu, integradu no orienta ba dezenvolvimentu infraestrutura nebe ho kualidade no sustentavel, hodi kontribui ba kresimentu ekonomiku no prosperidade nasional.
Companheiros no Companheiras,
Karakter ida husi demokrasia nian mak abertura rasik hodi permite partisipasaun ema hotu nian iha desizaun sira. Nune’e PD labele taka-an, maibe tenki loke-an ba ema hotu, tenki halo komunikasaun ho organizasaun politika hotu-hotu hodi hamutuk kontribui ba konstrusaun de Estado, kontribui ba paz, seguransa, estabilidade no dezenvolvimentu.
PD tenki sai partidu modelu ba partidu sira seluk, modelu ba demokrasia no modelu ba promove dialogu, paz, estabilidade no dezenvolvimentu.
PD tenki kaer metin prinsipiu ida Harii Timor ida ba Timor oan Tomak, tenki kaer metin politika ida,  hun ida, abut ida, Povo ida no Rai Timor ida de’it.  Maibe atu harii Timor ida hun ida deit, abut ida deit, povu ida deit mak tenki hahu uluk husi partidu laran, hasees ita nia ego ho diferensa sira nebe iha, no hametin liu tan ita nia unidade hodi hatudu katak ita hun ida de’it, abut ida de’it mak PD rasik.

Companheiros no Companheiras sira,
PD  desde inisiu kedas nudar Partidu kontinuador, alternativu hodi hatutan idealismu ukun rasik an.. La’os sai alternansia ba lideransa nasional no governasaun deit, maibe nudar alternativu hodi dinamiza mudansa no transfomasaun politika, sosial no ekonomiku rejional no global.
PD sai alternansia hodi hamosu modelu dezenvolvimentu politika, ekonomika no sosial ida nebe demokratiku, ativu no partisipativu nudar dalan ida hodi valoriza no dignifika Timor oan sira.
PD idealiza modelu dezenvolmentu sosiu-kultural ida nebe hametin liutan identidade maubere nian,
Iha konfigurasaun politika rejional no global ohin loron, PD hatu'ur nia an nudar komponente demokratiku internasional nebe preokupa ho prosesu demokratizasaun, violensia direitus humanus no turbulensia politiku mundial hanesan Estadu Islamiku iha mediu oriente, Amerika Latinu no Afrika.
Companheiros no Companheiras,
PD  ohin loron la’os Partido ki’ik, maibe Partido nebe prontu atu ukun. No ukun ne’e povu nian. Nune’e bainhira ita ukun, ita bolu Timor oan sira nebe iha kapasidade, hamutuk ho ita hodi serbi ita nia povu liu husi Governu inkluzivu ida. Ita tenki hatudu ita nia sentidu estadista nafatin, hatudu ita nia simplisidade ho umildade nafatin hodi serbi ita nia povu,
Saudozu Prezidente La Sama rasik sai modelu lideransa ba PD, modelu ba ita hotu, sai lider nebe moris simples, umildade, honesto, sinsero, solidariu, rona no hakoak ema hotu hodi serbi ita nia povu.
PD tenki identifika an nudar partidu kontinuador, partido povu Maubere nian e partidu joven sira nian. PD nia ezistensia iha prosesu konstrusaun estadu determinante tebtebes.

Krize 2006 sai nudar sasukat ida oinsa PD nia kontribuisaun hodi suku fila fali ita nia unidade nasional. Iha prosesu ne'e, Saudozo Presidente LA SAMA hola papel neebe importante hodi restaura estabilidade, paz, dame no trankuilidade povo Timor tomak.
Desde prinsipiu iha prosesu konstrusaun estadu hodi hametin estadu de direitu demokratiku, PD hatudu ona ninia maturidade nudar partidu esperansa povo maubere nian iha kedas Asembleia Konstutuante halo Konstutuisaun RDTL, sai nudar oposisaun primeiru lejislatura Parlamentu Nasional, no nudar autor prinsipal ba formasaun governu AMP no Bloku Koligasaun to ohin loron.
Companheiros no companheiras sira mak hau hadomi,
Hela tan loron sia (9) ita tama ona ba iha kampaine ba eleisaun lejislativas. Ita sei hasoru dezafiu barak, tanba partidu balun iha kapasidade finanseira diak liu ita,  sira kontrola makina sira estadu nian nomos koko sobu ita nia unidade ka hakail ita nia membru, kuadru sira ho promessas oioin. Sira sei halo buat hotu hodi manan, inkluindu fakar osan iha suku sira hodi sosa votos. Vitoria ida liu husi manipulasaun no sosa votos ninia valor la diferente ho partidu derrotadu ida nian maski manan. Tanba manan ho dalan foer nian. La saudavel ba demokrasia bainhira partido ida manan eleisaun liu husi manipulasaun no sosa votos. Ita nudar partido nebe defende demokratiku, ita aposta iha jogo demokratiku, aposta iha jogo ida livre, transparente no justu. Ita tenki matan moris no neon na’in hodi garante nafatin eleisaunida nebe tenki la’o ho di’ak, seguru, livre no justu, labele iha intimidasaun ka iha manipulasaun ba votos sira.
Tanba eleisaun nebe la livre, la justu no manipulativu sei oho deit demokrasia nebe buras daudaun. Ita tenki mantein ita nia postura politika nebe ita hatudu tiha ona iha eleisaun prezidensial liu ba, garante paz, seguransa no estabilidade hodi sidadaun ida-idak bele ezerse ninia direitu demokratiku ho livre, no dignifika rasik ita nia povu ho estadu de direitu demokratiku nebe ita adopta ona.
Atu hasoru dezafiu hirak ne’e hotu no hasoru poder ekonomiku no manipulasaun sira, ita tenki serbisu maka’as, tenki hametin liu tan ita nia unidade, harmoniza no konsolida ita nia forsa, ita nia kapasidade ho ita nia hanoin hodi ema labele sobu ita.
Ema sobu ita bainhira ita rasik husik ita nia an hodi sai instrumentu ema seluk nian. Maibe, se ita kaer metin ba ita nia prinsipiu, mak sei la iha ema ida bele sobu ita. 
Nudar Presidente, fiar ita bele manan eleisaun mai, ita ida-idak hasees ita nia ego ka diferensa sira no kaer metin ita nia saudozu Prezidente Fernando La Sama nia liafuan, “hau nia dignidade la a’as liu dignidade nasaun nian”, katak ita nia dignidade la aas liu dignidade Partidu nian.

Nudar Presidente, fiar katak ita bele manan eleisaun mai, bainhira ita kaer metin ita nia tema iha Retiru Nasional da-II nian: “Hotu-hotu ba PD no PD ba Hotu-Hotu”.
Nune’e, apela ba companheiros ho companheiras tomak, hasees ita nia  diferensa sira hodi ita serbisu ba ojetivu ida deit mak haboot partidu no manan eleisaun mai.
Ita tenki unifika liu tan ita nia esforsu, ita nia enerjia no ita nia vizaun. Ita tenki halo PD sai Partidu ida solidu, unidu no forte.
PD tenki sai Partidu ida abertu no Timor oan tomak tenki sente na’in ba Partido ida ne’e. Ita tenki halo Partido Democrático tenki sai Partidu ida unifikador no vensedor.
So ho unidade de’it mak ita bele manan kombate ho batailla politika sira. Ita tenki halo ita nia unidade sai metin liu tan tuir Maun La Sama nia mehi, nebe molok nia iis kotu, nia husu ita hamutuk nafatin hodi dezenvolve ita nia rain.
Agora duni mak ita hatudu katak ita nia unidade sei metin liu tan duke nunka no ita mobiliza ita nia esforsu hotu-hotu hodi manan eleisaun mai.
Companheiros no Companheiras,
Los duni, “ita hotu ba PD no PD ba ita hotu”. Maibe nudar partidu, se PD ba deit PD, partidu ne’e sei la serve ba povu ho nasaun ida ne’e. PD so serve ba povu ida ne’e mak PD tenki sai povu nian, tenki serbi povu Timor tomak ho diak. Bainhira PD serbi diak povu, mak povu sei hili la’o hamutuk ho PD.
Atu serbi diak povu mak ita tenki manan eleisaun lejislativas. Atu manan eleisaun lejislativas mak ita tenki hametin liu tan ita nia unidade, unifika liu tan ita kapasidade, hanoin no esforsu no serbisu maka’as liu tan.
Vitoria agora iha ita nia liman, maibe sei ita la hametin ita nia unidade, la unifika ita nia vontade ho hanoin sira, mak vitoria ne’e sei halai husi ita nia liman.
Tanba ne’e, dala ida tan, apela ba hotu-hotu, ita tenki hametin liu tan ita nia unidade, ita tenki solidu liu tan, atu iha lideransa ka iha baze, ita tenki serbisu maka’as liu tan, serbisu ho disiplina no responsabilidade.
Agora ita hotu kaer liman metin, hakat hamutuk ba eleisaun mai no tenki manan eleisaun ne’e hodi serbi ita nia povu ho diak liu tan, lori moris diak no hakmatek ba povu ida ne’e. Sira merese no ita tenki halo mehi ne’e sai realidade!
HUN IDA - ABUT IDA - POVO IDA - RAI TIMOR IDA DEIT
HARI TIMOR FOUN IDA,  BA TIMOR OAN TOMAK
VIVA TIMOR-LESTE
VIVA POVO MAUBERE
VIVA PARTIDO DEMOCRATICO
A LUTA CONTINUA,
OBRIGADO…..!!
Mariano ASSANAMI Sabino
Prezidente Partido Democrático.